Buku


tak pernah salah: magnet buku ini sekuelnya sangat kuat

tak pernah salah: magnet buku ini dan sekuelnya sangat kuat


Membaca buku yang sedang tren atau laris-larisnya, jelas bukan gaya saya.
Bahkan apa yang terpampang di rak Best Seller kurang mengundang minat saya untuk membelinya.
Menurut saya, selera orang berbeda-beda, bisa jadi, selera saya JELAS berbeda dengan orang kebanyakan.
Ada kalanya saya membeli buku Best Seller tapi bukan karena buku itu Best Seller, melainkan buku itu memang ‘mengundang’ saya untuk membacanya. Magnetnya yang sangat kuat membawa ketertarikan tersendiri, persis seperti halnya saat saya lebih memilih buku-buku selera saya selama ini. Magnet sebuah buku harus sangat kuat untuk bisa menarik hati saya.
Karena bukan mata saya yang memilihnya, tapi hati. Entahlah…begitulah kenyataannya.
Buku tidak sedangkal itu buat saya, -bagus, keren, laris.
Buku adalah perenungan.
Harus ada yang saya dapat dari sebuah buku, lebih dari sekedar sebilah dua bilah kalimat yang bisa dikutip.
Buku adalah pembelajaran.

begitu pun buku ini

begitu pun buku ini

Advertisements
This entry was published on January 10, 2013 at 12:51 PM and is filed under Telling Story. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s